Site icon Supplier Daging Indonesia

Tips Menghitung Kebutuhan Daging Bulanan untuk Bisnis Restoran & Cafe

Mengelola stok daging dengan tepat adalah kunci efisiensi bisnis F&B. Terlalu banyak stok berarti pemborosan, terlalu sedikit berarti kehabisan saat ramai. Berikut panduan praktis cara menghitung kebutuhan daging bulanan untuk restoran, cafe, atau hotel Anda.

Langkah 1: Identifikasi Menu Berbahan Daging

Buat daftar semua menu yang menggunakan daging sapi dan catat: nama menu, berapa gram daging yang digunakan per porsi, dan rata-rata berapa porsi terjual per hari.

Langkah 2: Hitung Konsumsi Harian

Rumus sederhana:
Konsumsi Daging Harian = Σ (porsi terjual × gram daging per porsi)

Contoh: Jika Anda menjual 50 porsi nasi rendang (150g daging) + 30 porsi burger (120g patty) per hari:
= (50 × 150g) + (30 × 120g) = 7.500g + 3.600g = 11.100g = 11,1 kg/hari

Langkah 3: Hitung Kebutuhan Bulanan

Kebutuhan Bulanan = Konsumsi Harian × 30 hari × Faktor Buffer (1,15-1,20)

Menggunakan contoh di atas:
= 11,1 kg × 30 × 1,15 = ±383 kg/bulan

Faktor buffer 15-20% penting untuk mengantisipasi peak day (weekend, hari libur) dan potensi pemborosan (trimming, overcooking).

Langkah 4: Tentukan Frekuensi Pemesanan

Langkah 5: Review dan Adjust Bulanan

Setiap awal bulan, bandingkan perkiraan dengan realisasi. Apakah ada sisa berlebih? Apakah ada kehabisan? Sesuaikan perhitungan untuk bulan berikutnya.

Baca juga: Panduan Harga Daging untuk Bisnis | Tips Menyimpan Daging Beku

🥩 Konsultasikan Kebutuhan Daging Bisnis Anda

Tim SS Jakarta siap membantu Anda menemukan produk dan skema supply yang paling sesuai.

💬 Chat WhatsApp Sekarang

Referensi: National Restaurant Association – Food Cost Management

Exit mobile version